Jangan mengeluh ketika sakit......
Sakit adalah sunatullah, ketentuan dari Allah swt yang ditimpakan pada
manusia.
Memang betul, tidak ada yang menginginkan jadi sakit.
Tapi
dalam Islam, seperti kita tahu, ada banyak hal yang tersembunyi di balik
kondisi itu.
Kalau kita tahu sebenarnya tak ada alasan untuk sedih dan mengeluh saat kita sakit, karena sebenarnya itu adalah kasih sayang Allah swt pada kita. Kita mengeluh saat sakit karena kita tak tahu rahasianya.
Kalau kita tahu sebenarnya tak ada alasan untuk sedih dan mengeluh saat kita sakit, karena sebenarnya itu adalah kasih sayang Allah swt pada kita. Kita mengeluh saat sakit karena kita tak tahu rahasianya.
Sakit,
dalam bentuknya yang lain,
itu harus disyukuri karena itu adalah bukti
kasih sayang Allah pada kita.
Allah mengutus 4 malaikat untuk selalu
menjaga kita dalam sakit.
Rasulullah SAW bersabda:
“Apabila seorang hamba yang beriman menderita sakit, maka Allah memerintahkan kepada para malaikat agar menulis perbuatan yang terbaik yang dikerjakan hamba mukmin itu pada saat sehat dan pada saat waktu senangnya.”
Ujaran Rasulullah SAW tersebut diriwayatkan oleh Abu Imamah al Bahili. Dalam hadist yang lain Rasulullah bersabda :
“Apabila seorang hamba mukmin sakit, maka Allah mengutus 4 malaikat untuk datang padanya.”
Allah memerintahkan :
Rasulullah SAW bersabda:
“Apabila seorang hamba yang beriman menderita sakit, maka Allah memerintahkan kepada para malaikat agar menulis perbuatan yang terbaik yang dikerjakan hamba mukmin itu pada saat sehat dan pada saat waktu senangnya.”
Ujaran Rasulullah SAW tersebut diriwayatkan oleh Abu Imamah al Bahili. Dalam hadist yang lain Rasulullah bersabda :
“Apabila seorang hamba mukmin sakit, maka Allah mengutus 4 malaikat untuk datang padanya.”
Allah memerintahkan :
- Malaikat pertama untuk mengambil kekuatannya sehingga menjadi lemah.
- Malaikat kedua untuk mengambil rasa lezatnya makanan dari mulutnya
- Malaikat ketiga untuk mengambil cahaya terang di wajahnya sehingga berubahlah wajah si sakit menjadi pucat pasi.
- Malaikat keempat untuk mengambil semua dosanya , maka berubahlah si sakit menjadi suci dari dosa.
Tatkala Allah akan menyembuhkan hamba mukmin itu, Allah memerintahkan kepada malaikat 1, 2 dan 3 untuk mengembalikan kekuatannya, rasa lezat, dan cahaya di wajah sang hamba.
Namun untuk malaikat ke-4, Allah tidak memerintahkan untuk mengembalikan
dosa-dosanya kepada hamba mukmin. Maka bersujudlah para malaikat itu
kepada Allah seraya berkata : “Ya Allah mengapa dosa-dosa ini tidak
Engkau kembalikan?”
Allah menjawab: “Tidak baik bagi kemuliaan-Ku jika Aku mengembalikan dosa-dosanya setelah Aku menyulitkan keadaan dirinya ketika sakit. Pergilah dan buanglah dosa-dosa tersebut ke dalam laut.”
Dengan ini, maka kelak si sakit itu berangkat ke alam akhirat dan keluar dari dunia dalam keadaan suci dari dosa sebagaimana sabda Rasulullah SAW : “Sakit panas dalam sehari semalam, dapat menghilangkan dosa selama setahun.”
“Tiada seorang mu’min yang ditimpa oleh lelah atau penyakit, atau risau fikiran atau sedih hati, sampaipun jika terkena duri, melainkan semua penderitaan itu akan dijadikan penebus dosanya oleh Allah,” (HR Bukhari-Muslim).
“Jika sakit seorang hamba hingga tiga hari, maka keluar dari dosa-dosanya sebagaimana keadaannya ketika baru lahir dari kandungan ibunya,” (HR Ath-Thabarani).
“Penyakit panas itu menjaga tiap mu’min dari neraka, dan panas semalam cukup dapat menebus dosa setahun,” (HR Al-Qadha’i).
SHARE sebanyak-banyaknya jika bermanfaat!
Sumber artikel : Islampos.com
Allah menjawab: “Tidak baik bagi kemuliaan-Ku jika Aku mengembalikan dosa-dosanya setelah Aku menyulitkan keadaan dirinya ketika sakit. Pergilah dan buanglah dosa-dosa tersebut ke dalam laut.”
Dengan ini, maka kelak si sakit itu berangkat ke alam akhirat dan keluar dari dunia dalam keadaan suci dari dosa sebagaimana sabda Rasulullah SAW : “Sakit panas dalam sehari semalam, dapat menghilangkan dosa selama setahun.”
“Tiada seorang mu’min yang ditimpa oleh lelah atau penyakit, atau risau fikiran atau sedih hati, sampaipun jika terkena duri, melainkan semua penderitaan itu akan dijadikan penebus dosanya oleh Allah,” (HR Bukhari-Muslim).
“Jika sakit seorang hamba hingga tiga hari, maka keluar dari dosa-dosanya sebagaimana keadaannya ketika baru lahir dari kandungan ibunya,” (HR Ath-Thabarani).
“Penyakit panas itu menjaga tiap mu’min dari neraka, dan panas semalam cukup dapat menebus dosa setahun,” (HR Al-Qadha’i).
SHARE sebanyak-banyaknya jika bermanfaat!
Sumber artikel : Islampos.com
Dalam keadaan sakit, kita lebih mudah mengingati Allah, merasa
kelemahan dan ketidakmampuan di hadapan-Nya. Bila kita sakit kita akan
bersungguh-sungguh memohon perlindungan dan bantuan daripada Allah SWT.
Abdullah bin Umar ra berkata, di antara doa Rasulullah saw ialah:
Abdullah bin Umar ra berkata, di antara doa Rasulullah saw ialah:
للَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ زَوَالِ نِعْمَتِكَ، وَتَحَوُّلِ عَافِيَتِكَ، وَفُجَاءَةِ نِقْمَتِكَ، وَجَمِيعِ سَخَطِكَ
[مسلم: 2739]
Maksudnya: "Ya Allah, aku berlindung dengan-Mu daripada lenyapnya nikmat yang telah Engkau kurniakan, daripada terjejasnya kesihatan yang Engkau kurniakan, daripada bencana yang tidak disangka-sangka dan daripada segala bentuk kemurkaan-Mu" [Hadis riwayat Muslim: 2739]
Maksudnya: "Ya Allah, aku berlindung dengan-Mu daripada lenyapnya nikmat yang telah Engkau kurniakan, daripada terjejasnya kesihatan yang Engkau kurniakan, daripada bencana yang tidak disangka-sangka dan daripada segala bentuk kemurkaan-Mu" [Hadis riwayat Muslim: 2739]
Doa dan amalan ketika sakit:
“Letak tangan di tempat sakit kemudian baca: بِسْمِ اللهِ.“Bismillah” ( 3x ), dan baca doa di bawah ( 7x )
“Letak tangan di tempat sakit kemudian baca: بِسْمِ اللهِ.“Bismillah” ( 3x ), dan baca doa di bawah ( 7x )
أَعُوْذُ بِاللهِ وَقُدْرَتِهِ، مِنْ شَرِّ مَا أَجِدُ وأُحَاذِرُ
“Aku berlindung dengan Allah dan kekuasaanNya dari kejahatan yang aku dapati dan aku takuti”
[HR: Muslim].


Tidak ada komentar:
Posting Komentar